0 in Share Curug Nangga terletak...
Curug
Nangga terletak di desa petahunan, kecamatan pekuncen (ajibarang),
kabupaten banyumas. Desa petahunan sendiri berdekatan dengan desa
semedo, yang mana banyak orang orang sebut dengan “Negeri Atas Angin”.
Curug Nangga menjadi pusat wisata baru buat warga banyumas dan
sekitarnya akhir-akhir ini. Tidak lain tidak bukan karena pesonanya yang
sangat indah dengan 7 tingkatan air terjun.
Untuk menuju lokasi Curug Nangga berada, kalian harus melalui beberapa
jalan yang memang tidak seperti biasanya. Jika kalian datang dari arah
purwokerto maka yang harus jadi patokan untuk menuju ke Curug Nangga
adalah pangkalan ojek cikawung. Ya! Pangkalan ojek ini berada tidak jauh
dari Rumah Makan Sumber Alam Pekuncen. Letaknya berada di sebelah kiri
jalan.
Tepat sebelum pangkalan ojek cikawung, terdapat jalan (gang) masuk menuju ke desa semedo dan desa petahunan. Itulah jalan dimana kalian akan menemukan beberapa tanjakan yang cukup tajam selama perjalanan menuju Curug Nangga.
Kalian akan menempuh waktu kurang lebih 15 menit untuk mencapai titik pemberhentian (parkir), dimana kalian akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena medan menuju Curug Nangga tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.
Dalam perjalanan menuju Curug Nangga kalian akan disuguhi dengan pesona alam nan indah juga asri. Semua tampak alami karena memang daerah sekitar Curug Nangga jarang terjamah oleh orang-orang. Bisa dibilang perjalanan dari tempat pemberhentian menuju curug nangga bisa kalian tempuh selama 30 menit. Jaraknya sendiri bisa mencapai 2-3 km dengan jalan yang menurun dan juga agak licin. Saran saya sih lebih baik lepas saja alas kakinya alias ‘nyeker’ karena kaki akan lebih nyaman dan cukup berhati-hati.
Saya kagum terhadap warga sekitar Curug Nangga yang selalu welcome kepada setiap pengunjung. Begitu ramah dan penuh canda tawa. Mereka juga sudah membangun beberapa warung kecil di sekitar jalan menuju Curug Nangga. Jadi kalau yang tidak bawa bekal, tidak usah khawatir karena disana juga sudah ada. Harganya pun terbilang murah. Saya yakin untuk kedepannya Curug Nangga akan menjadi obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisata lokal maupun asing. tempat ini mulai sangat ramai dikunjungi bisa sampai ratusan orang kalo hari minggu.
Sangat indah memang pemandangan alam ini, sangat alami dan indah.
Tepat sebelum pangkalan ojek cikawung, terdapat jalan (gang) masuk menuju ke desa semedo dan desa petahunan. Itulah jalan dimana kalian akan menemukan beberapa tanjakan yang cukup tajam selama perjalanan menuju Curug Nangga.
Kalian akan menempuh waktu kurang lebih 15 menit untuk mencapai titik pemberhentian (parkir), dimana kalian akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena medan menuju Curug Nangga tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.
Dalam perjalanan menuju Curug Nangga kalian akan disuguhi dengan pesona alam nan indah juga asri. Semua tampak alami karena memang daerah sekitar Curug Nangga jarang terjamah oleh orang-orang. Bisa dibilang perjalanan dari tempat pemberhentian menuju curug nangga bisa kalian tempuh selama 30 menit. Jaraknya sendiri bisa mencapai 2-3 km dengan jalan yang menurun dan juga agak licin. Saran saya sih lebih baik lepas saja alas kakinya alias ‘nyeker’ karena kaki akan lebih nyaman dan cukup berhati-hati.
Saya kagum terhadap warga sekitar Curug Nangga yang selalu welcome kepada setiap pengunjung. Begitu ramah dan penuh canda tawa. Mereka juga sudah membangun beberapa warung kecil di sekitar jalan menuju Curug Nangga. Jadi kalau yang tidak bawa bekal, tidak usah khawatir karena disana juga sudah ada. Harganya pun terbilang murah. Saya yakin untuk kedepannya Curug Nangga akan menjadi obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisata lokal maupun asing. tempat ini mulai sangat ramai dikunjungi bisa sampai ratusan orang kalo hari minggu.
Sangat indah memang pemandangan alam ini, sangat alami dan indah.

